ReviewPusaka Sakti : Bongkar Misteri Keris Nogo Sosro, Sungguh Mengejutka Hasilnya by pusatmetafisika113@ Posted on 28/12/2018 28/12/2018 Pada video ini diterangkan oleh Ki Sabrang Alam pusaka sakti tentang Keris Nogo sosro Pamor Tiban Dandang Ngelak.
BacaJuga: Cocok Bagi Pejabat; Keris Sengkelat, Luk 13 Simbol Kepemimpinan dan Spiritual Sultan Agung Mataram Cara memandikan keris pusaka ini pun tak sembarangan. Ada tahapan-tahapan yang harus dilakukan dengan benar dan runtut. Tata cara ini sangat penting terutama bagi pecinta dunia spiritual dan para kolektor keris keris magis ini.. Tata cara memandikan keris yang benar menjadi salah satu
BeliKeris pamor bonang serenteng sepuh oryginal. Harga Murah di Lapak Nogo Sosro Sabuk Inten Gallery. Pengiriman cepat Pembayaran 100% aman. Belanja Sekarang Juga Hanya di Bukalapak.
Jikaanda berminat dengan Keris Pusaka Naga Sasra Alias Keris Nogo Sosro Luk 13 ini sebutkan pada admin Kode Produk P2658. Sejarah Keris Pusaka Naga Sasr. Sejarah Keris Pusaka Naga Sasra / Keris Pusaka Nogo Sosro. Malam itu kabut menyelimuti kotaraja Majapahit. Di langit, mendung menggelanyut menutup gemerlap bintang.
Ht63U6. Mahar Rp. TERMAHARKANKeris nogo sosro dikenal oleh masyarakat jawa sebagai salah satu benda bertuah peninggalan kerajaan majapahit pada masa pemerintahan Brawijaya ke-5. Pada abad XV tersebut sejarah dari keris nogo sosro ini bermula. Mpu Supa atau akrab disebut sebagai Mpu Sedayu adalah pembuat keris ciptaan Mpu Supa kemudian diberi nama keris Kyai Nogososro dan menjadi salah satu pusaka andalan kerajaan Majapahit khususnya oleh Prabu Brawijaya V. Tingkat ritual dan laku yang dijalankan oleh Mpu Supa membuat kesaktian keris nogo sosro tersebut tidak ! PESAN SEKARANG Deskripsi Kemashuran Keris Nogo Sosro ini sudah terkenal di jagad raya ini. Memang keris ini sudah sangat lama dibuat oleh empunya. Keris tiada tanding pada zamanya itu membawa banyak sekali manfaat bagi pemiliknya. Tuah khodam yang ada pada keris nogo sosro ini mampu menyejahterakan pemiliknya. Mampu membantu menyelesaikan berbagai macam permasalahan yang ada dengan cara-cara yang tidak terduga. Tak jarang jika seseorang memiliki keris nogo sosro ini hidupnya akan sejahtera dan nogo sosro ini di dapatkan dari eyang sepuh Adi laksa dari surakarta. Sebelum beliau wafat, beliau memberikan pusaka sakti keris nogo sosro beserta amalanya ini kepada Mas Azye. Karena beliaulah salah satu cicitnya yang pantas untuk membawa dan merawat keris nogo sosro ini. Tidak sembarang orang bisa memiliki pusaka keris nogo sosro ini, karena weton dan tanggal lahir dari sang pemilik harus berjodoh dengan keris nogo sosro ini. Mas Azye hanya mau melepas keris ini kalau memang ada orang yang benar-benar membutuhkan keris nogo sosro ini dan perhitungan wetonya pun harus jodoh dengan pusaka Tuah Keris Nogo SosroKeris nogo sosro memiliki banyak sekali tuah yang bisa dimantfaatkan oleh pemiliknya. Manfaat tersebut meliputi untuk kerejekian, kesuksesan, keharmonisan keluarga, perlindungan, untuk pelet/pengasihan dan sebagainya. berkut beberapa penjabaran dari manfaat keris pusaka iniUntuk KerejekianMendatangkan rejeki dari berbagai macam arahMenarik rejeki dari segala penjuruMemudahkan dalam bekerja mencari rejekiSemua usaha yang di tekuni akan menghasilkan rejeki yang banyakMembantu melariskan dagangan yang Anda jualMembuat apa saja usaha anda dalam mencari rejeki menjadi mudahMeperbanyak relasi dan kolega bisnisMembuat orang membeli apapun barang yang Anda jualMelancarkan semua jenis usaha yang halalMelancarkan rejeki untuk membayar hutang dengan cepatUntuk KesuksesanMemudahkan Anda naik jabatan bagi yang bekerjaMemuluskan jalanya karir yang sedang Anda tekuniDisenagi banyak rekan kerjaMenghindarkan dari permusuhan dan prilaku curang dari rekan kerja AndaMelancarkan kesuksesan dalam bekerja pada semua keluarga AndaMembawa atmosfer energi kesuksesan yang kuat pada setiap usaha yang dilakukan Anda dan Anda seorang politikus maka Anda akan sukses di dunia politikTerhindar dari aksi saling menjegal sesama politikusTerhindar dari berbagai macam masalah dan fitnah yang merugikanUntuk PengasihanMeluluhkan hati siapa saja yang Anda kehendakiMembantu Anda mendapatkan pria/wanita yang Anda idam-idamkanMembantu Anda dalam memilih pasangan yang cantik dan kayaMenaklukkan siapa saja yang anda kehendaki dan tidak akan menolak perintah aura daya pikat yang kuat pada diri AndaMembantu Anda memperoleh jodoh dengan mudahApapun urusan Anda dalam hal percintaan akan mudah terselesaikaCara Perawatan Pusaka Keris Nogo SosroCara Perawatan Keris Nogo Sosro ini Secara Fisik tetap sangat supaya pusaka Keris Nogo Sosro nya tetap awet, juga berfungsi untuk merawat Khodam yang ada dalam pusaka tersebut supaya tidak hilang. Cara perawatanya cukup mudah, semuanya akan Kami jelasnkan lebih lengkap dan detail dalam buku panduan nanti yang akan kami menggunakan Pusaka Keris Nogo SosroCara penggunaan Keris Nogo Sosro ini sangat mudah, tidak perlu tirakat berat lagi, tidak ribet atau membuat Anda pusing. Yang Anda perlukan adalah hanya cukup baca mantra/ doa / Wirid / Amlan yang diberikan pada buku petunjuk pemakaian satu paket dengan Pusaka Keris Nogo Sosro ini, Lakukan Wirid dan amalanya, bacakan Doanya saat pertama kali pemakaian pusaka ini. Selanjutnya cukuplah Anda simpan Keris Nogo Sosro ini di tempat yang aman dan lebih lengkap tentang tata cara, panduan dan Penggunaan keris nogo sosro ini, silahkan hubungi kontak yang ada di website ini. Penting sekali menghubungi kami terlebih dulu untuk mengkonsultasikan keinginan, problem / masalah yang sedang Anda alami sehingga Anda akan mendapatkan Pusaka yang cocok dan jodoh dengan diri Anda. TerimakasihKLIK ! HUBUNGI KAMI SEKARANGMau memaharkan lewat tokopedia,klik dibawah ini 34,395 total views, 23 views today
Dunia Keris – Menurut kepercayaan sebahagian orang Jawa dan masih lestari hingga kini, seorang pemimpin tidak akan bertenaga menduduki kursinya bila tanpa didukung piandel dan pusaka-pusaka sakti. Sejauh mana kebenaran dari kepercayaan ini? Bagi kebanyakan masyarakat di Indonesia, khususnya Jawa, ini bukan hal aneh lagi. Kepercayaan yg tidak diketahui sejak kapan berlaku itu dianggap suatu keharusan bagi setiap pemimpin bila tidak ingin tahtanya segera jatuh. Yang sempurna, ini bukan hanya cerita para raja dan sultan di masa kemudian, tetapi para elit politik sekarang pun masih poly yg mempercayai kekuatan atau tuah pusaka-pusaka sakti dengan poly sekali bentuknya. Ada yg meyakini, bahwa pusaka tersakti yg dapat membantu melenggangkan kekuasaan setingkat pimpinan negara atau presiden artinya Keris Nogososro Keris sakti di Tanah Jawa, yg digambarkan dapat menaklukkan jagat kahyangan bila dia mengamuk. Tak heran, meski zaman sudah sedigital ini masihbanyak politikus yg datang ke orang pandai demi memburu pusaka ini dengan porto, kondisi, dan resiko apapun. Bahkan, terdapat yg berani membeli dengan harga miliaran rupiah atau menukar dengan berkilo-kilo gram emas, tetapi kenyataannya, tidak mudah untuk menemukan pusaka keris Nogososro yg orisinal. Keris ini tetap misterius keberadaannya. Keris Nogososro memang memiliki latar belakang politik yg kental, terutama dalam hubungannya dengan suksesi kepemimpinan kesultanan Demak Bintoro di masa riwayatnya,keris Nogososro adalah pesanan dari Sultan Trenggono untuk menentukan calon penggantinya. Karena terdapat trah keturunan yg dipandang memiliki kapabilitas dan akseptabilitas yg sama untuk menduduki kursi kepemimpinan selesainya dia wafat. Dalam sejarah dinyatakan bahwa dua trah kesultanan Demak yg memiliki peluang untuk menjadi pemimpin pasca Sultan Trenggono yakni trah Sidolepen yg diawali sang Aryo Penangsang, dan trah Trenggono. Kedua trah tersebut sesungguhnya artinya masih bersaudara. Berawal dari dilema itu, maka para wali mengusulkan kepada Sultan Trenggono untuk memesan keris Nogososro, menjadi pusaka andalan sekaligus menjadi media sayembara, yg kira-kira berisi "Siapa yg bisa memegang atau menguasai keris tersebut, dialah yg berhak menduduki tahta." Kyai Margopati Keris Paling Haus Darah Sepanjang Sejarah Ternyata sayembara itu dimenangkan sang Joko Tingkir atau Hadiwijoyo, anak angkat Sultan Trenggono. Sejak waktu itu, keris Nogososro menjadi legenda masyarakat. Menurut riwayat, pusaka ini sempat hilang dari keraton dan menjadi rebutan para pendekar Tanah Jawa. Akibat hilang keris Nogososro pada waktu itu di seluruh kerajaan Demak Bintoro goncang. Pasalnya, kraton khawatir pusaka yg sangat digdaya itu jatuh ke tangan orang yg tidak bertanggungjawab. Namun untungnya, atas upaya salah seorang punggawa kerajaan Demak yg terkenal sakti dan berbudi luhur, pusaka tersebut dapat ditemukan pergi. Orang yg berjasa besar itu bernama Mahesa Jenar, yg adalah saudara seperguruan Kebo Kenongo atau Ki Ageng Pengging, sekaligus murid kinasih pangeran satu riwayat, pusaka Nogososro biasanya selalu disandingkan dengan dua keris lagi yakni, Sabuk Inten dan Sengkelat, Sabuk Inten untuk kewibawaan, sedang Sengkelat untuk kamukten. Namun dari sekian keris yg terdapat, keampuhan Nogososro tidak terdapat yg bisa menandinginya. Dengan sawabnya, keampuhan pusaka yg lain dapat tertindih, bahkan hilang sama sekali. Asal usul Keris Nogososro, diriwayatkankeris Nogososro didesain sang Empu Supo Mandrani, yg hidup pada zaman kerajaan Majapahit. Tetapi versi lain menjelaskan bahwa pusaka ini, berdasarkan dengan namanya, tercipta dari lidah sesosok makhluk berbentuk ular naga yg sangat sakti. Namanya, Nogososro. Alkisah, Pada zaman dahulu, seorang lelaki sakti mandraguna bernama Manggir terbang memakai selembar tikar permadani meninggalkan tanah kelahirannya dari Baqhdad. Dia berniat melakukan perjalanan menuju sebuah pulau yg terbuat dari reruntuhan gunung Himalaya dan berbentuk mirip naga. Pulau tersebut tidak lain dan tidak bukan artinya pulau Jawa. Kedatangan Manggir di pulau Jawa bersamaan dengan turunnya patung Al-Atha dari India. Kedatangan patung ini diiringi awan kemupus dan grup orang yg memujanya. Dan bersamaan juga dengan itu, terjadi peristiwa alam yaitu gerhana matahari total. Setelah beberapa lama tinggal di pulau Jawa, Manggir dihadapkan pada suatu kenyataan bahwa di daerah yg baru ini masih terdapat poly sekali gunung berapi, yg kapan saja dapat meletus dan membinasakan penduduknya. Karena itulah Manggir bermaksud untuk melakukan tapa brata, dengan tujuan mendinginkan gunung berapi yg terdapat di pulau ini. "Aku akan pergi ke salah satu gunung berapi di pulau ini untuk bertapa. Jila sekiranya terdapat keturunanku yg ingin bertemu, suruh dia mencariku ke sana," pesan Manggir kepada Ratu Perangin angin, isterinya. Seorang pun tidak terdapat yg mengetahui, di gunung berapi yg mana sebenarnya Manggir bertapa. Sebab di tanah Jawa ini, gunung berapi terdapat puluhan jumlahnya. Karena itu, hingga kini tetap misterius. Dikisahkan, Manggir bertapa hingga ratusan tahun lamanva hingga mimpikan, dia dapat mengirimkan rohnya untuk sekali waktu menggauli isterinya, menjadi akibatnya suatu ketika, Ratu Perangin-angin mengandung. "Jika suamiku menguasai gunung dan daratan, sedangkan aku penguasa Laut Selatan, semoga anakku berkuasa atas keduanya," doa Ratu pada suatu hari sembari mengelus-elus perutnya yg sedang hamil besar. Ketika lahir, ternyata anak yg dikandung Ratu bentuk fisiknya bak ular naga. Tak hanya itu, perkembangan tubuh si anak juga begitu cepat, menjadi akibatnya dalam waktu yg relatif singkat telah menjelma menjadi seekor naga super besar yg sangat ganas. Sesuai dengan keadaannya, si anak diberi nama Nogososro. Dikisahkan, jikalau Nogososro berjalan atau merayap, maka langkahnya menggetarkan permukaan bumi dan menyebabkan poly gunung terancam meletus. Sampailah pada suatu hari Nogososro bertanya kepada ibunya, "Hai lbuku, tunjukkan di mana gerangan ayahku berada? Mengapa aku tidak mirip manusia biasa, menjadi akibatnya tidak seorangpun makhluk yg mau berteman denganku? Aku akan mencari ayah dan meminta padanya supaya tubuhku dirubah mirip manusia biasa." Ratu Perangin-angin tidak dapat menjawab, karena dia sendiri merasa bahwa hal itu di luar kehendak dirinya. Dia sendiri tidak dapat menjelaskan di mana keberadaan ayah dari anaknya, karena dia tidak tahu di gunung mana suaminya bertapa. Karena jawaban sang bunda, akhirnya Nogososro dengan membawa perasaan yg sangat pilu, pergi mencari ayahnya. Setelah sekian lama mencari, akhirnya dia menemukan ayah yg dicarinya di sebuah gunung berapi di tepi pantai. Melihat sosok anaknya, Manggir terkejut bukan kepalang. Namun bersamaan dengan itu, tiba-tiba kini terbuka olehnya tentang siapa Ratu Perangin-angin sebenarnya. Wanita berparas jelita itu ternyata jelmaan dari Patung Al-Atha. Manggir baru menyadari bahwa telah merogoh langkah keliru, mencampurkan yg mistik dan yg kasar, dan yg putih dengan yg hitam. Dan yg terjadi kini artinya suatu ancaman baru bagi seluruh penduduk pulau Jawa di masa mendatang. Ya, Nogososro artinya sumber dari ancaman itu. Karena merasa sangat malu, Manggir enggan mengakui Nogososro menjadi anaknya. Namun dia tidak secara terang-terangan menyatakan hal itu, melainkan dengan sebuah taktik. Disuruhnya Nogososro melilitkan tubuhnya ke sekeliling gunung tempatnya bertapa. Dengan pesan, jikalau ekornya dapat menyentuh kepalanya, maka dia akan diakui menjadi anaknya. Kenyataannya, ketua dan ekor Nogososro tidak dapat saling menyentuh, meskipun sebahagian tubuhnya telah masuk ke dalam gunung karena kuatnya dia melilit. Sambil menitikkan air mata, Nogosoro kemudian menjulurkan lidahnya supaya dapat mencapai ekor. Usahanya ini berhasil. Tetapi Manggir tidak dapat mendapat kenyataan itu. Dia mengira bahwa Nogososro telah berbuat curang. Manggir mencabut kerisnya, kemudian membabat lidah anaknya. Apa yg terjadi? Sungguh luar biasa! Lidah Nogososro yg terputus mengeluarkan barah mirip petir yg sangat dahsyat. Seketika Pulau Jawa bergoncang dengan hebatnya. Akibatnya, bagian timur pulau Jawa terputus-putus menjadi pulau-pulau mini. Dan pulau Jawa yg tadinya berbentuk mirip seekor ular naga, kini berubah menjadi mirip harimau. Seiring dengan itu, Nogososro yg sangat terkejut dengan tindakan ayahnya yg telah memutuskan lidahnya, dan merta mencengkeram lereng gunung sekuat-kuatnya sembari menunda amarah dan rasa sakit. Akibatnya, gunung daerah Manggir melakukan tapabrata meletus dengan teramat dahsyat. Begitu dahsyatnya letusan tersebut menjadi akibatnya seluruh zenit gunung dan dasarnya terlempar ke Laut Selatan, dan lubang bekasnya kemudian terisi air bahari, menciptakan sebuah teluk dengan kedalaman lebih dari 5 km. Teluk itu yg kemudian dikenal dengan nama Teluk Pelabuhan Ratu. Sementara itu Manggir dan Nogososro, keduanya sempat terpental ke angkasa. Namun karena kesaktian mereka tidak terdapat yg mengalami cidera walau sedikitpun. Meskipun demikian, karena mereka lebur bersama lahar dan batu, kini tubuh ayah dan anak itu berubah wujud secara total. Manggir rnenjelma menjadi patung batu, yg terkadang berpindah daerah dari satu gunung ke gunung yg lain. Sementara itu, Nogososro yg tubuhnya sangat besar dan panjang, menjadi naga batu yg terbentang hingga waktu ini. Demikian juga tangannya yg mencengkeram gunung berapi daerah Manggir bertapa, hingga sekarang masih dapat dilihat. Dengan adanya perubahan wujud tersebut, bahaya dari tangan kanan Nogososro memang telah berlalu. Tetapi bahaya dari lidahnya yg terputus, masih mempengaruhi manusia hingga waktu ini. Konon, lidah yg putus tersebut turun bersama petir Liwe Muser, daerah pertemuan lima butir sungai. Akibatnya di daerah itu rnenjelma lubuk yg dalamnya mencapai lima btg bambu lebih. Sementara tanah disekitar sungai rekah-rekah, menciptakan lima butir goa. Di daerah itulah lidah Nogososro berubah menjadi sebilah keris berbentuk lidah naga, terbuat dari logam yg tidak dikenal sang siapapun. Untuk mengamankan lidah Nogososro, Manggir yg masih bertapa di atas punggung anaknya yg telah menjadi gunung batu di Pelabuhan Ratu, terus memanjatkan doa. Dia berharap selalu terdapat orang yg mengiring jalannya lidah tersebut. Dan dapat menghentikan implikasi-implikasi buruk yg ditimbulkannya. Kata seorang pakar supranatural, bila suatu waktu kita melakukan rekreasi ke Pelabuhan Ratu, jangan lupa memandang ke zenit gunung Jayanti. Katanya, itu sebenarnya artinya ketua Nogososro. Jila kerabat perkerisan ingin melihat tangan kanan sang naga, dapat datang ke Goa Gedong Manik Taman Srimegan dari Patugurun. Adapun daerah putusnya lidah Nogososro, tepat di Sungai Cimandiri sekarang, di suatu daerah yg disebut Bagbagan. Dari ke 2 versi kisah di atas, tentang asal-usul keris Nogososro, manakah yg betul? Entahlah! Yang kentara, pusaka Nogososro hingga sekarang poly diburu orang, terutama para pejabat. Tetapi, tentu saja tidak sembarang orang yg dapat memilikinya. Bahkan kabarnya, pusaka ini hanya dapat diperoleh sang mereka yg sungguh berjodoh untuk memilikinya. Bung Karno artinya tokoh yg disebut-sebut pernah memiliki keris Nogososro. Demikian juga halnya dengan Soeharto. Konon, mereka dapat memiliki keris sakti tersebut selesainya melakukan suatu ritual yg sangat berat. Benarkah kisah ini? Sekali lagi, semuanya masih menjadi teka-teki yg sulit dicarikan jawabannya. Maturnuwun
403 ERROR Request blocked. We can't connect to the server for this app or website at this time. There might be too much traffic or a configuration error. Try again later, or contact the app or website owner. If you provide content to customers through CloudFront, you can find steps to troubleshoot and help prevent this error by reviewing the CloudFront documentation. Generated by cloudfront CloudFront Request ID 6yh7Ff7PiLm3FOEos0Sy9oGhw4xA-i10WYxl2mfPHQObEwW31cxgPg==